KembaliInformasi legal
KembaliInformasi legal

Kesepakatan lisensi


​1.  Ketentuan umum

1.1 Dokumen ini (selanjutnya – Kesepakatan) menjelaskan tentang prosedur hak penggunaan basis data Layanan Maxim, yang berisi informasi terkini tentang kebutuhan dalam pengangkutan penumpang dan barang dengan taksi, transportasi (pengiriman), kargo (barang), pelaksanaan bongkar muat (selanjutnya – Basis data). 
1.2 Apabila ada hal lain yang tidak ditentukan dalam perjanjian antara Para Pihak, Kesepakatan ini merupakan gabungan dari perjanjian dan disepakati sesuai dengan prosedur yang berlaku sesuai Kesepakatan, yang juga tersedia dalam bentuk elektronik di situs “Internet” dengan alamat https://id.taximaxim.com (selanjutnya - Situs Layanan Maxim).  Pihak yang telah melewati prosedur pendaftaran yang dijelaskan dalam Kesepakatan ini dianggap telah menyetujui Kesepakatan ini, yang setara dalam kesimpulan dari perjanjian hukum perdata pada ketentuan yang ditetapkan dalam dokumen ini.
1.3 SEBELUM MELANJUTKAN KE PROSEDUR PENDAFTARAN, HARAP MEMBACA KESELURUHAN TEKS KESEPAKATAN INI DAN SEMUA LAMPIRANNYA DENGAN SEKSAMA. APABILA TERJADI KETIDAKSETUJUAN TERHADAP PERSYARATAN KESEPAKATAN INI DAN/ATAU LAMPIRANNYA, ANDA DIWAJIBKAN UNTUK MENGHENTIKAN PENGGUNAAN BASIS DATA.
1.4 Kesepakatan ini merupakan kesepakatan sublisensi dan untuk ketentuan hukum dan peraturan di Republik Indonesia dapat diberlakukan untuk kesepakatan ini.
1.5 Bagian integral dari Kesepakatan ini merupakan Peraturan penggunaan Basis data Layanan Maxim yang terdapat dalam bentuk elektronik di Situs Layanan Maxim. 
2. Subjek Kesepakatan
2.1 Berdasarkan persyaratan Kesepakatan ini, Layanan Maxim disediakan oleh perusahaan PT  Teknologi Perdana Indonesia, yang memberikan hak kepada Mitra untuk menggunakan Basis data yang berisi informasi terkini tentang kebutuhan yang ada untuk pengangkutan penumpang dan bagasi oleh taksi, transportasi (pengiriman) dari kargo (barang), pelaksanaan pekerjaan bongkar-muat dengan syarat-syarat lisensi yang sederhana (non-eksklusif), dengan cara yang ditetapkan oleh Kesepakatan ini, dan Mitra yang akan bertanggung jawab untuk membayar Layanan Maxim, sejumlah imbalan dalam urutan dan jumlah, ditetapkan oleh Kesepakatan ini dan/atau Lampiran (lampiran) didalamnya.
2.2 Dalam kerangka Kesepakatan ini, Basis data dipahami sebagai struktur yang terorganisir, yang merupakan sekumpulan bahan, teknis, perangkat lunak dan perangkat keras, serta metode dan algoritma (kode program), yang menyediakan interaksi elemen Basis data, dan ditujukan untuk sistematisasi, penyimpanan, pemrosesan, transformasi bahan sesuai dengan algoritma Basis data. Akses ke materi Basis data dan dapat diperoleh melalui aplikasi seluler resmi.
2.3 Pengumpulan, penyimpanan, sistematisasi informasi, pembentukan Basis Data, serta hubungan hukum antara Mitra dan Layanan Maxim untuk menyediakan akses ke Basis Data diatur oleh ketentuan dan aturan, yang bersifat wajib sesuai dengan hukum dan peraturan perundangan Republik Indonesia.
2.4 Informasi yang ditempatkan dalam Basis data merupakan akses bersama dan didistribusikan secara bebas. Informasi ini juga bukan merupakan informasi yang dibatasi atau dilarang pendistribusiannya oleh peraturan perundangan di Indonesia.
2.5 Mitra dapat menggunakan informasi yang aksesnya telah diberikan sesuai dengan kebijakan yang telah diatur.
2.6 Basis Data mencakup materi-materi berikut: 
2.6.1 Informasi yang relevan tentang permintaan untuk transportasi penumpang dan barang dengan taksi; 
2.6.2 Informasi yang relevan tentang permintaan untuk transportasi (pengiriman) barang dan/atau kargo;
2.6.3 Informasi yang relevan tentang permintaan pelaksanaan bongkar muat.
2.7 Materi-materi yang terdapat di Basis data memiliki karakteristik sebagai berikut:
2.7.1. Data tentang kebutuhan yang ada untuk transportasi penumpang dan barang dengan taksi:
- Alamat tempat penyediaan taksi;
- Kategori kendaraan transportasi;
- Alamat akhir perjalanan atau jarak perjalanan;
- Tarif berlaku;
- Perkiraan biaya perjalanan;
- Nomor telepon/kontak dari pihak pembuat order.
2.7.2. Data tentang kebutuhan yang ada untuk transportasi (pengiriman) barang (kargo):
- Alamat tempat pengiriman mobil;
- Jenis muatan (barang);
- Alamat akhir perjalanan atau jarak pengiriman;
- Tarif berlaku;
- Perkiraan biaya pengiriman;
- Nomor telepon/kontak dari pihak pembuat order.
2.7.3. Data tentang kebutuhan yang ada untuk pelaksanaan pekerjaan bongkar-muat:
- Alamat tempat pelaksanaan pekerjaan bongkar-muat;
- Jenis muatan;
- Nomor telepon/kontak dari pihak pembuat order.
2.8  Wilayah, tempat diberikannya hak penggunaan Basis data ini – wilayah Republik Indonesia. 
2.9 Basis data dapat diakses melalui aplikasi seluler resmi.
3. Registrasi dalam Situs Web Layanan Maxim
3.1 Untuk mengakses Basis data, Anda harus menyelesaikan prosedur pendaftaran secara mandiri menggunakan Internet di Situs Web Layanan Maxim (selanjutnya – pendaftaran), atau di lokasi kantor Layanan Maxim.
3.2 Pendaftaran di Situs web Layanan Maxim adalah akses penuh dan tanpa syarat terhadap ketentuan Kesepakatan ini.
3.3 Pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir khusus di Situs Web Layanan Maxim. Layanan Maxim mungkin memerlukan penyediaan dokumen yang menegaskan keakuratan informasi yang ditentukan saat pendaftaran.
3.4 Pendaftaran adalah kebijaksanaan dari Layanan Maxim. Penyediaan dokumen dan informasi yang diperlukan untuk pendaftaran tidak memerlukan kewajiban tanpa syarat dari Layanan Maxim untuk melakukan prosedur pendaftaran.
3.5 Setelah pendaftaran, nomor identifikasi pengguna (login) dan kata sandi akan ditetapkan, yang diperlukan untuk mendapatkan akses resmi ke Basis data. Nomor identifikasi pengguna (login) dan kata sandi dikirim oleh Layanan Maxim ke nomor ponsel yang dituliskan dalam proses pendaftaran.
3.6 Apabila diperlukan, Layanan Maxim dapat meminta data pribadi dan dokumen untuk memastikan kebenaran data yang disediakan, dan pengguna dengan ini setuju bahwa Maxim akan menghancurkan informasi pribadi setelah lima tahun setelah penyediaan layanan, yang subjeknya ditetapkan dalam Kesepakatan ini. 
3.7 Layanan Maxim menyimpan dan menggunakan data-data berikut ini dari setiap orang yang terdaftar dalam Situs web Layanan Maxim:
3.7.1 Nama alias pengguna (julukan) — kombinasi huruf apapun, yang ditentukan saat pendaftaran. Alias tersebut ditentukan oleh Mitra atas kebijakannya sendiri dan tidak diubah oleh Layanan Maxim;
3.7.2 Nomor identifikasi pengguna (login);
3.7.3 Tanda, warna dan bagian digital plat registrasi mobil;
3.7.4 Nomor telepon yang ditentukan pada saat pendaftaran.
3.8 Dengan mendaftar di Situs web Layanan Maxim, Mitra setuju untuk menerima informasi iklan dengan cara apa pun, khususnya melalui saluran telekomunikasi dan melalui pembawa pesan Internet ("Viber", "WhatsApp", "Telegram" dan yang serupa), untuk tujuan dan dalam kasus di mana persetujuan tersebut diperlukan sesuai dengan hukum.
4. Imbalan Layanan Maxim
4.1 Sebagai imbalan atas hak penggunaan Basis data, Mitra dengan ini berkewajiban untuk membayar Layanan Maxim sejumlah biaya dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan penggunaan Basis data Layanan Maxim.
5. Jaminan Layanan Maxim
5.1 Layanan Maxim menjamin:
5.1.1 memiliki hak yang cukup untuk melaksanakan kewajibannya berdasarkan Kesepakatan ini;
5.1.2 pelaksanaan Kesepakatan ini tidak akan menyebabkan pelanggaran hak intelektual pihak ketiga;
5.1.3 Layanan Maxim tidak berafiliasi dalam kontrak apa pun yang dapat mencegah penggunaan oleh Mitra dari Basis data pada yang didefinisikan dalam ketentuan Kesepakatan ini;
5.1.4 Layanan Maxim tidak pernah, dan tidak akan melakukan tindakan apa pun yang menghalangi Mitra untuk menggunakan Basis data pada ketentuan yang didefinisikan dalam Kesepakatan ini.
6. Metode dan Prosedur penggunaan Basis data
6.1 Mitra dapat menggunakan Basis data dengan cara berikut ini:
6.1.1 Ekstraksi informasi dari Basis data dan penggunaan informasi ini dalam kegiatannya, termasuk penyediaan akses informasi tersebut kepada pihak ketiga (karyawan, kontraktor, dll)
6.1.2 Reproduksi secara penuh ataupun sebagian dalam bentuk apapun dan dengan cara apapun;
6.1.3 Modifikasi, termasuk untuk penerjemahan Basis data dari satu Bahasa ke Bahasa yang lainnya.
7. Hak dan kewajiban Para Pihak
7.1 Layanan Maxim berhak:
7.1.1 mewajibkan Mitra untuk menggunakan Basis data dengan cara dan dengan ketentuan yang disediakan dalam Kesepakatan ini;
7.1.2 membuat kesepakatan tentang pengalihan hak untuk menggunakan Basis data, yang mirip dengan Kesepakatan ini, dengan pihak ketiga, termasuk di wilayah yang sama di mana hak untuk menggunakan Basis data diberikan kepada Mitra;
7.1.3 menangguhkan akses Mitra ke Basis data, dalam kasus pelanggaran syarat dan ketentuan Mitra dan syarat pembayaran biaya Layanan Maxim sampai dengan Mitra menyelesaikan pembayarannya;
7.1.4 menangguhkan akses Mitra ke Basis data apabila Layanan Maxim menerima dokumen yang menunjukkan penggunaan ilegal dari informasi yang terdapat dalam Basis data. Layanan Maxim menangguhkan akses Mitra ke Basis data berdasarkan keputusan pengadilan yang efektif, keputusan yang menetapkan fakta pelanggaran yang dilakukan oleh Mitra. Dokumen-dokumen ini harus diserahkan dalam bentuk asli atau dalam bentuk salinan yang disahkan oleh pengadilan yang relevan. Akses ke Basis data oleh Mitra akan ditangguhkan sampai dengan Mitra telah menyelesaikan pelanggaran yang ada. 
7.2 Layanan Maxim berkewajiban:
7.2.1 memastikan kelancaran dan kelanjutan pengoperasian fungsi Basis data selama jangka watu   Kesepakatan ini berlangsung;
7.3 Mitra berhak:
7.3.1 menggunakan Basis data sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah dijelaskan dalam Kesepakatan ini;
7.3.2 meminta Layanan Maxim untuk menghentikan keadaan yang dapat menghalangi penggunaan Basis data.
7.4 Mitra berkewajiban:
7.4.1 membayar imbalan kepada Layanan Maxim sesuai dengan syarat dan ketentuan yang tertulis dalam Peraturan penggunaan Basis data Layanan Maxim.
7.5 Mitra berhak untuk tidak menunjukkan laporan tentang penggunaan Basis data kepada Layanan Maxim.
8. Tanggung Jawab Para Pihak
8.1 Untuk setiap pelanggaran dalam Kesepakatan ini, Para Pihak bertanggungjawab sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.
9. Prosedur penyelesaian perselisihan
9.1 Para Pihak mengambil semua langkah untuk penyelesaian damai dari setiap perselisihan dan sengketa yang mungkin timbul dari Kesepakatan secara negosiasi.
9.2 Periode tanggapan terhadap klaim dan periode pengajuan dokumen yang ditujukan untuk penyelesaian perdebatan dan perselisihan tidak boleh lebih dari 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal penerimaan oleh Pihak dari klaim tersebut dan/atau kebutuhan untuk menyerahkan dokumen-dokumen ini.
9.3 Jika Para Pihak tidak mencapai kesepakatan tentang perselisihan dan sengketa yang ada melalui negosiasi, perselisihan dan sengketa harus diselesaikan sesuai dengan hukum dan peraturan perundangan Republik Indonesia. 
10. Keadaan khusus
10.1 Kesepakatan ini tidak menyiratkan pemindahan hak eksklusif penggunaan Basis data kepada Mitra.
10.2 Kesepakatan ini merupakan kesepakatan berlangganan dan tidak dibutuhkannya pengeluaran dan/atau penandatanganan kerjasama untuk pemenuhannya.
10.3 Bagian integral dari Kesepakatan ini adalah Peraturan penggunaan Basis data Layanan Maxim.
10.4 Persyaratan Kesepakatan sublisensi ini akan berlaku untuk semua pihak yang telah terdaftar di Situs Web Layanan Maxim, kecuali ditentukan lain dalam Kesepakatan ini. Apabila terjadi kesepakatan antara Para Pihak dalam kesepakatan yang lainnya, untuk hubungan hukum Para Pihak harus tunduk pada ketentuan kesepakatan tersebut.

Peraturan penggunaan Basis data Layanan Maxim

1. Istilah dan definisi
1.1. Basis data – struktur yang terorganisir, yang merupakan sekumpulan bahan, teknis, perangkat lunak dan perangkat keras, serta metode dan algoritma (kode program), yang menyediakan interaksi elemen Basis data, dan ditujukan untuk sistematisasi, penyimpanan, pemrosesan, transformasi bahan sesuai dengan algoritma Basis data. Akses ke materi Basis data dan dapat diperoleh melalui aplikasi seluler resmi.
1.2. Mitra – entitas yang telah menandatangani dan menerima kesepakatan sublisensi sebagai hak untuk menggunakan Basis data.
1.3. Layanan Maxim – badan hukum yang memberikan hak kepada Mitra untuk menggunakan Basis data berdasarkan kesepakatan sublisensi, serta hak untuk menggunakan аplikasi seluler resmi, yang diperlukan untuk mengakses Basis data.
1.4. Perusahaan Transportasi – perusahaan yang terdaftar sesuai dengan hukum Republik Indonesia, yang memiliki semua izin dan lisensi yang diperlukan untuk angkutan penumpang dan/atau angkutan barang, termasuk pelaksanaan pesanan yang diterima dari layanan pengangkutan online (layanan pengangkutan online) melalui aplikasi seluler, dan menerima akses ke Basis data berdasarkan perjanjian lisensi yang terpisah.
1.5. Aplikasi seluler resmi (selanjutnya - Aplikasi seluler) – program yang disediakan oleh Layanan Maxim kepada Mitra, yang dirancang untuk menyediakan akses jarak jauh ke Basis data Mitra. Prosedur untuk menggunakan aplikasi seluler diatur oleh kesepakatan terpisah dari Para Pihak.
1.6. Order – informasi dalam Basis data tentang kebutuhan untuk kinerja jenis pekerjaan tertentu (penyediaan jenis layanan tertentu), yang tergantung pada jenis order, parameter tertentu yang ditentukan dalam Peraturan ini.
1.7. Biaya order – jumlah dana, yang harus dibayar Mitra sesuai dengan Order.
1.8. Akun pribadi - akun, dimana pembayaran uang muka dari Mitra dicatat dan dari mana dana tersebut didebit, sebagai pembayaran untuk penyediaan akses ke Basis data. Rekening Pribadi memiliki nomor unik dan dibuat oleh Layanan Maxim.
1.9. Saldo akun pribadi – perbedaan antara jumlah dana yang disetorkan ke akun Pribadi dan didebit dari rekening Pribadi dari waktu tertentu, sampai pada waktu sekarang.
1.10. Pelanggan — perorangan, yang menyelenggarakan jasa order melalui bantuan Layanan Maxim.
2. Ketentuan umum 
2.1. Dokumen ini menjelaskan tentang kondisi dan prosedur untuk memberikan akses kepada Mitra ke Basis Data dan merupakan bagian integral dari perjanjian sublisensi yang disepakati antara Mitra dan Layanan Maxim.
2.2. Pengumpulan, penyimpanan, sistematisasi informasi, pembentukan Basis data, serta hubungan hukum antara Mitra dan Layanan Maxim untuk penyediaan akses ke Basis data diatur oleh ketentuan dan aturan yang bersifat wajib sesuai dengan hukum dan peraturan perundangan di Republik Indonesia. 
2.3. Informasi yang ditempatkan dalam Basis data merupakan akses bersama dan didistribusikan secara bebas. Informasi ini juga bukan merupakan informasi yang dibatasi atau dilarang pendistribusiannya oleh peraturan perundangan di Republik Indonesia.
2.4. Mitra dapat menggunakan informasi yang aksesnya telah diberikan sesuai dengan kebijakan yang telah diatur.
2.5. Basis data memberikan Mitra kemungkinan untuk menerima akses untuk materi-materi berikut:
2.5.1. Informasi yang relevan tentang permintaan untuk transportasi penumpang dan barang;
2.5.2. Informasi yang relevan tentang permintaan untuk transportasi (pengiriman) kargo (barang);
2.5.3. Informasi yang relevan tentang permintaan untuk pelaksanaan pekerjaan bongkar-muat.
2.6. Materi dari Basis data tentang informasi kebutuhan yang ada untuk transportasi penumpang dan barang berisi informasi tentang penyediaan kendaraan yang ditujukan untuk transportasi penumpang dan bagasi, serta informasi tentang waktu dan tempat pengiriman kendaraan, kategori kendaraan, rute transportasi, informasi tentang penumpang, biaya order dan informasi lainnya, yang ditentukan oleh Layanan Maxim.
2.7. Materi dari Basis data tentang informasi kebutuhan yang ada untuk transportasi (pengiriman) kargo (barang) berisi informasi tentang waktu dan tempat penerimaan kargo (barang), karakteristik kargo (barang), persyaratan kendaraan untuk pengangkutan kargo (barang), serta informasi tentang rute transportasi, titik pengiriman, informasi tentang narahubung, biaya order dan informasi lainnya, yang ditentukan oleh Layanan Maxim.
2.8. Materi dari Basis data tentang informasi kebutuhan yang ada untuk pelaksanaan pekerjaan bongkar-muat memuat informasi tentang waktu dan tempat pengiriman penggerak, karakteristik muatan, biaya operasi pemuatan dan pembongkaran dan informasi lainnya, yang ditentukan oleh Layanan Maxim. 
3. Perubahan dalam Peraturan ini
3.1. Perubahan dalam Peraturan ini dilakukan oleh Layanan Maxim secara sepihak dengan mengirimkan perubahan yang sesuai di situs https://id.taximaxim.com dan Mitra diwajibkan untuk mengunjungi situs ini setiap dua hari. Perubahan ini mulai berlaku setelah 7 hari kalender sejak tanggal publikasi mereka di situs dan pada saat itu dianggap bahwa Mitra telah diberitahu. Penggunaan Basis data setelah berlakunya amandemen ini menyiratkan persetujuan dari Mitra untuk amandemen ini.
3.2. Setiap perubahan dalam Peraturan ini sejak tanggal ditetapkannya, berlaku untuk semua pihak yang menggunakan Basis data, termasuk mereka yang mulai menggunakan Basis data lebih awal dari tanggal perubahan berlaku. Apabila terjadi perselisihan dengan perubahan yang ada, Mitra harus berhenti menggunakan Basis data dan memberitahukan Layanan Maxim.
4. Hak dan Kewajiban Para Pihak
4.1. Layanan Maxim memiliki hak:
4.1.1. meminta Mitra untuk melaksanakan ketentuan sesuai dengan Peraturan;
4.1.2. menangguhkan atau menghentikan akses Mitra ke Basis data sesuai dengan prosedur dan ditentukan dalam Peraturan ini;
4.1.3. melalukan perubahan dalam Peraturan ini;
4.1.4. merekam percakapan telepon dengan Mitra, untuk pengendalian internal atas kualitas akses ke Basis data dan kualitas layanan untuk memastikan akses tersebut;
4.1.5. melakukan pemeliharaan rutin dan modifikasi fungsional dari Basis data. Selama periode pemeliharaan ini, akses ke Basis data dapat ditangguhkan sampai dengan selesainya pekerjaan tersebut;
4.1.6. menangguhkan akses ke Basis data jika saldo Akun pribadi Mitra telah mencapai nilai nol atau negatif sampai dengan saat pengisian ulang Akun Pribadi Mitra;
4.1.7. mengambil tindakan lain, termasuk tetapi tidak terbatas pada penyediaan dan pemeliharaan akses ke Basis data. Tindakan di atas tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundangan Republik Indonesia;
4.1.8. menangguhkan atau menghentikan akses Mitra atas aplikasi seluler resmi atau Basis data untuk alasan apa pun.
4.2. Layanan Maxim berkewajiban:
4.2.1. memberikan Mitra akses ke Basis data dan memastikan kinerja dan fungsi Basis data, serta kesinambungan akses ke Basis data oleh Mitra, kecuali untuk kasus pemeliharaan terjadwal dan perubahan dalam pengoperasian Basis data, seperti malfungsi teknis;
4.2.2. memberikan Mitra hak penggunaan aplikasi seluler yang diperlukan untuk mengakses Basis data;
4.2.3. memperhitungkan pembayaran Mitra ke dalam Akun Pribadi dengan tepat waktu;
4.2.4. tepat waktu dalam mendeteksi dan mencegah upaya yang tidak sesuai prosedur terhadap informasi yang diberikan kepada Mitra, dan/atau memberikan kepada orang lain yang tidak memiliki hubungan secara hukum dengan para pihak;
4.2.5. tidak mengubah atau mengganti informasi tentang Mitra tanpa persetujuannya.
4.3. Mitra memiliki hak:
4.3.1. meminta Layanan Maxim untuk menyediakan akses ke Basis data dengan kualitas yang baik berdasarkan ketentuan dari Peraturan ini, termasuk layanan teknis dan konsultasi.
4.4. Mitra berkewajiban:
4.4.1. memenuhi Order yang diterima sesuai dengan ketentuannya;
4.4.2. membayar biaya layanan yang disediakan untuk Basis data dalam jumlah yang ditetapkan dalam Peraturan ini;
4.4.3. Apabila Layanan Maxim melakukan pembayaran apa pun yang menguntungkan Pelanggan karena kualitas kurang baik dari Mitra dalam hal penyediaan (karyawan dan/atau kontraktor Mitra), Mitra harus memberikan kompensasi kepada Layanan Maxim sehubungan dengan kejadian ini. Kompensasi ini dilakukan dengan mendebit dana dari Akun pribadi Mitra. Apabila dana tidak mencukupi, maka akan diberikan pinalti dan menjadi utang Mitra, yang dibayarkan sebagai prioritas ketika mengisi Akun pribadi Mitra. Kualitas layanan yang tidak memadai yang diberikan oleh Mitra dikonfirmasi oleh hasil inspeksi yang dilakukan oleh karyawan Layanan Maxim berdasarkan hasil dari permintaan Pelanggan, yang hasilnya akan dicatat dalam perangkat lunak dan kompleks perangkat keras dari Layanan Maxim.
4.4.4. apabila ada perubahan kredensial yang diberikan kepada Layanan Maxim saat disetujuinya perjanjian sublisensi, serta terjadinya keadaan yang membuat tidak mungkinnya pelaksanaan Order, Layanan Maxim harus segera diberitahukan.
5. Prosedur untuk menentukan biaya Order
5.1. Biaya Order ditentukan oleh Mitra.
5.2. Mitra mengirimkan data kepada Layanan Maxim tentang tarif yang diterapkan, Layanan Maxim menghitung biaya Order berdasarkan data yang diberikan kepada Mitra dengan mempertimbangkan setiap parameter dari Order secara spesifik.
5.3. Pada saat penyelenggaraan perhitungan antara Pelanggan dan Mitra dalam bentuk non-tunai, Layanan Maxim bertindak sebagai agen atas nama Mitra, dalam hal penerimaan dana dari Pelanggan untuk dimasukan ke dalam akun pribadi Mitra. Layanan Maxim mengambil tanggung jawab sebagai agen Mitra hanya dalam bagian pada saat penerimaan dana dari Pelanggan dan tidak memiliki hak dan kewajiban apapun terhadap Mitra.
6. Jumlah imbalan untuk Layanan Maxim dan prosedur pembayarannya
6.1. Jumlah imbalan kepada Layanan Maxim untuk pemberian akses ke Basis data ditentukan dalam bentuk potongan presentase dari jumlah keuntungan (pendapatan) Mitra.
6.2. Jumlah imbalan Layanan Maxim ditentukan untuk setiap order secara terpisah dalam Basis data.
6.3. Jumlah imbalan dapat dikurangi oleh Layanan Maxim dalam periode promo. Dalam hal ini, pengurangan jumlah imbalan merupakan diskon yang diberikan oleh Layanan Maxim. Jumlah diskon juga menjadi dasar untuk mendapatkan promosi yang ada.
6.4. Jumlah imbalan Layanan Maxim dapat berubah secara sepihak dengan adanya perubahan dalam Peraturan ini dan dipublikasikan dalam situs https://id.taximaxim.com/. Mitra diberitahukan tentang perubahan imbalan ini melalui aplikasi seluler resmi.
6.5. Pembayaran imbalan diselenggarakan melalui sistem prabayar dengan mengirimkan dana tunai kepada Mitra melalui Akun pribadi, dengan jumlah yang ditentukan oleh Mitra.
6.6. Pembayaran untuk layanan dilakukan dengan mendebit dana dalam jumlah yang sama dengan jumlah imbalan dari Akun pribadi Mitra pada saat penerimaan Order oleh Mitra.
6.7. pengisian ulang Akun pribadi dilakukan dengan melakukan pembayaran di muka dengan menggunakan kartu Bank, melalui terminal swalayan, dengan mentransfer dana ke rekening atau datang Langsung ke kasir Layanan Maxim.
6.8. Layanan Maxim adalah agen dari Mitra di bagian penerimaan dana Pelanggan melalui akuisisi internet dan metode pembayaran elektronik lainnya. Layanan Maxim bukanlah penerima manfaat dan tidak menerima keuntungan apa pun dari pembayaran yang dilakukan oleh Pelanggan. Pembayaran elektronik untuk perjalanan didebit dari kartu bank Pelanggan dan dikreditkan ke akun pribadi dari Mitra yang awalnya dibuka di Maxim. Layanan Maxim tidak bertanggung jawab atas komisi untuk penerimaan pembayaran elektronik.
6.9. Layanan Maxim merupakan pelanggan layanan untuk mempromosikan produknya (Layanan Maxim), dan Mitra harus menjadi penyedia yang mempromosikan produk pelanggan. Dalam kerangka hubungan ini, Mitra memberikan transportasi gratis atau dengan harga lebih murah dengan Layanan Maxim. Dana untuk perjalanan dikreditkan ke akun pribadi Mitra yang, dibuka di Layanan Maxim.
6.10. Layanan Maxim harus menjadi pemasok layanan informasi, yang memberikan lisensi kepada Mitra untuk akses ke Basis data order. Biaya untuk lisensi diambil dari akun pribadi Mitra yang dibuka di Layanan Maxim.
6.11. Mitra memiliki hak untuk menuntut pembayaran utang dari Maxim dengan mengirimkan permintaan elektronik; rincian kartu bank ditampilkan dalam aplikasi seluler resmi.
6.12.  Apabila Penerima Sublisensi memiliki akses ke Basis Data tidak secara langsung dari Layanan Maxim, dan atas dasar perjanjian sublisensi antara sublisensi dan Perusahaan Transportasi, Layanan Maxim memiliki hak untuk bertindak sebagai agen dari Perusahaan Transportasi yang relevan, untuk membebankan biaya dari Akun Pribadi dari imbalan sublisensi Perusahaan Transportasi sejauh yang disediakan dalam perjanjian sublisensi tersebut.
6.13. Mitra merupakan entitas ekonomi yang mandiri dan sepenuhnya bertanggung jawab atas pertanyaan dan hal yang berkaitan dengan perpajakan dan asuransi.
7. Tanggung jawab Para Pihak
7.1. Tanggung jawab Layanan Maxim:
7.1.1. Layanan Maxim bertanggung jawab atas pemenuhan kewajibannya sesuai dengan hukum dan peraturan perundangan Republik Indonesia.
7.1.2. Layanan Maxim tidak bertanggung jawab secara penuh atau sebagian tentang penangguhan akses Mitra ke Basis data terkait dengan penggantian peralatan, perangkat lunak atau pemeliharaan lainnya yang disebabkan oleh pengembangan sarana teknis untuk mempertahankan efisiensi Layanan Maxim;
7.1.3. Layanan Maxim tidak bertanggung jawab atas gangguan dalam penyediaan akses Mitra ke Basis data apabila terjadi kegagalan dalam perangkat lunak atau keras yang tidak dimiliki oleh Layanan Maxim;
7.1.4. Layanan Maxim tidak bertanggung jawab atas kerugian, kehilangan keuntungan yang ditanggung oleh Mitra sebagai akibat dari pengunaan Basis data oleh Mitra.
7.1.5. Layanan Maxim tidak bertanggung jawab atas kerugian Mitra yang disebabkan oleh pihak ketiga sehubungan dengan penggunaan Basis data.
7.2. Tanggung jawab Mitra:
7.2.1. Mitra bertanggung jawab atas pemenuhan kewajibannya sesuai dengan hukum dan peraturan perundangan Republik Indonesia.
7.2.2. Mitra secara mandiri bertanggung jawab dihadapan pihak, yang memberikan Order, untuk pemenuhan pelaksaan Order tersebut, dan juga untuk semua kerugian yang disebabkan oleh pihak tersebut sehubungan dengan tindakan dari Pengguna.
7.2.3. Mitra bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh pihak ketiga sehubungan dengan pelaksanaan Order dan untuk kegiatan yang tidak terkait dengan Order. Pada saat yang sama, Layanan Maxim dapat bertindak sebagai penengah antara Mitra dan pihak yang memberikan Order, dengan tujuan penyelesaian perselisihan tersebut.
8. Persyaratan khusus dan Batasan tanggung jawab
8.1. DENGAN DITERIMANYA PERSYARATAN DARI PERATURAN INI, Mitra MENGAKUI BAHWA SEGALA INFORMASI YANG DITERIMA SEBAGAI AKSES DALAM PENGGUNAAN PERATURAN INI, DIGUNAKAN SECARA MANDIRI, UNTUK KEPENTINGANNYA SENDIRI DAN Mitra BERTANGGUNG JAWAB PENUH ATAS SEGALA KEGIATAN DALAM PENGGUNAAN INFORMASI TERSEBUT DALAM RANGKA PENYELENGGARAAN USAHANYA, Mitra JUGA SECARA MANDIRI MENDAFTARKAN USAHANYA ATAU MENYELENGGARAKAN USAHANYA SEBAGAI BADAN HUKUM, DAN MEMATUHI KETENTUAN PERATURAN PERUNDANGAN REPUBLIK INDONESIA.
8.2. LAYANAN MAXIM TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEGALA KERUGIAN TERMASUK KEHILANGAN LABA Mitra YANG DISEBABKAN ADANYA CAMPUR TANGAN PIHAK KETIGA.
8.3. LAYANAN MAXIM TIDAK BERTANGGUNG JAWAB DIHADAPAN Mitra ATAS TINDAKAN APAPUN DARI PIHAK KETIGA SEBAGAI HASIL DARI KEGIATAN Mitra, TERMASUK KERUGIAN YANG TIMBUL KARENANYA.
9. Keadaan kahar
9.1. Dasar yang menjadi pembebasan dari tanggung jawab Para Pihak adalah keadaan kahar. Keadaan kahar yang dimaksud dalam Kesepakatan ini adalah keadaan yang ditentukan dalam sistem hukum Indonesia.
9.2. Pihak yang terkena keadaan kahar, wajib memberitahukan kepada Pihak lainnya secara tertulis (termasuk melalui faksimili) tentang jenis, kemungkinan durasi dan dampak terhadap kinerja yang dapat dicegah.
9.3. Apabila satu Pihak gagal dalam memberitahukan keadaan kahar tersebut, di masa yang akan datang tidak dapat berdalih untuk melepaskan tanggung jawab dari kewajibannya.
10. Kebijakan dalam proses dan penggunaan data pribadi Mitra
10.1. Layanan Maxim mengumpulkan dan memproses data pribadi dari Mitra dengan cara dan kondisi yang ditetapkan oleh hukum dan peraturan perundangan Republik Indonesia.
10.2. Berdasarkan hukum dan peraturan perundangan Republik Indonesia, pendaftaran Mitra di situs web Layanan Maxim merupakan persetujuan dari pihak tersebut untuk memproses data pribadi oleh Layanan Maxim, apabila persetujuan tersebut diperlukan dan dilakukan sesuai hukum dan peraturan negara Republik Indonesia.
10.3. Tujuan dari pengumpulan dan pemrosesan data pribadi dari Mitra adalah sebagai kesimpulan dan pelaksanaan perjanjian antara Mitra dan Layanan Maxim, dimana salah satu subjeknya adalah pemberian hak kepada Mitra untuk menggunakan Basis data. Pada saat pengumpulan dan pemrosesan data pribadi dari Mitra, Layanan Maxim tidak memiliki maksud dan tujuan apapun selain pelaksanaan dari Kesepakatan Sublisensi ini.
10.4. Data pribadi dari Mitra disimpan secara khusus dalam media elektronik yang terenkripsi dan diproses menggunakan sistem otomatis untuk data pribadi.
10.5. Pada saat pendaftaran Mitra dalam situs web Layanan Maxim, hal berikut ini harus diisi dengan benar:
10.5.1. nama keluarga, nama, nama ayah (berdasarkan identitas);
10.5.2. foto;
10.5.3. nomor telepon;
10.5.4. seri, nomor dan data dokumen yang menunjukkan hak mengemudikan kendaraan (SIM);
10.5.5. nomor registrasi negara untuk merk kendaraan yang digunakan.
10.6. Setelah pendaftaran Mitra di situs web Layanan Maxim, Mitra berarti menyetujui bahwa data pribadi yang diberikan akan dihancurkan oleh Layanan Maxim dalam waktu lima tahun setelah penyediaan layanan, yang subjeknya terperinci dalam Kesepakatan ini. Layanan Maxim tidak akan menggunakan data pribadi dari Mitra dan bukan merupakan operator untuk pemrosesan data pribadi tersebut.
10.7. Akses ke data pribadi Mitra hanya dapat dilakukan oleh karyawan dari Layanan Maxim.
10.8. Layanan Maxim tidak mendistribusikan data pribadi Mitra, dan tidak memberikan akses mereka kepada pihak ketiga tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Mitra, kecuali dalam kasus-kasus penyediaan data pribadi atas permintaan badan negara yang berwenang sesuai dengan peraturan perundangan Republik Indonesia yang berlaku.
10.9. Data pribadi dimusnahkan tanpa ada kemungkinan untuk disimpan kembali.
10.10. Layanan Maxim dapat mengambil langkah berikut dalam rangka mencegah akses yang tidak sah ke data pribadi Mitra:
10.10.1. menugaskan karyawan yang bertanggung jawab atas pemrosesan data pribadi;
10.10.2. menerapkan langkah organisasi dan langkah teknis untuk memastikan keamanan data pribadi Mitra, sebagai berikut:
10.10.3. menjelaskan hal yang dapat mengancam keamanan data pribadi selama pemrosesan dalam system informasi;
10.10.4. mengatur tingkat keamanan dimana sistem informasi tersebut ditempatkan, guna mencegah kemungkinan terbukanya informasi tersebut secara tidak terkendali atau dimiliki oleh pihak yang tidak berhak atas akses ke informasi tersebut;
10.10.5. memastikan keamanan pemilik data pribadi;
10.10.6. memastikan daftar pihak yang memiliki akses ke data pribadi, yang diperlukan untuk pemenuhan tugas resmi (kepentingan pekerjaan);
10.10.7. menggunakan sarana keamanan informasi yang diperlukan untuk mencegah akses tidak sah ke data pribadi, tetapi tidak terbatas di enkripsi data saja;
10.10.8. menilai efektifitas dari tindakan yang diambil untuk memastikan keamanan data pribadi;
10.10.9. menyediakan deteksi dan langkah selanjutnya apabila terjadi akses tidak sah ke data pribadi;
10.10.10. memperbaiki data pribadi yang diubah atau dihancurkan sebagai akibat dari akses tidak sah (jika keadaan dapat diperbaiki secara teknis);
10.10.11. menetapkan aturan akses ke data pribadi, yang diproses dalam sistem informasi;
10.10.12. mengendalikan tindakan yang diambil untuk memastikan bahwa data pribadi aman dan dalam tingkat system keamanan yang baik.
10.11.  Layanan Maxim menggunakan dan menyimpan data berikut dari Mitra yang bukan merupakan data pribadi:
10.11.1. Merk, model dan warna kendaraan;
10.11.2. bagian digital dari nomor registrasi kendaraan;
10.11.3. nama.
10.12. Layanan Maxim menerima data di lokasi Mitra (data geolokasi) melalui aplikasi seluler. Data geolokasi dikirimkan ke Layanan Maxim hanya selama penggunaan aplikasi seluler oleh Mitra. Pendaftaran Mitra di Situs web Layanan Maxim berarti pihak tersebut menyetujui pengiriman dan penggunaan Layanan Maxim dari data geolokasi selama penggunaan aplikasi seluler.
10.13. Untuk menarik dana dari Akun pribadi, Mitra menunjukkan kepada Layanan Maxim semua data tentang akun yang dibuka di Bank yang ada di Indonesia dan data lainnya termasuk data pribadi untuk pengiriman dana Mitra, yaitu:
10.13.1. nomor rekening penerima kredit;
10.13.2. nama keluarga, nama, nama ayah penerima;
10.13.3. nomor kartu kredit atau kartu debit.
10.14. Data yang diberikan Mitra tidak memungkinkan Layanan Maxim untuk melakukan operasi apaun, selain operasi pengiriman dana ke rekening pribadi Mitra.
11. Kekayaan intelektual
11.1. Mitra memiliki hak terbatas dalam penggunaan merek “Layanan Maxim” dan logo Maxim® untuk tujuan iklan dalam hal penempatan Order.
11.2. Mitra memiliki hak untuk melakukan kegiatan, untuk nomor telepon promosi (iklan), dan cara lain pelaksanaan Order, khususnya dalam hal penempatan iklan dalam transportasi bergerak milik Mitra. Untuk hal tersebut, Mitra bertanggung jawab atas semua iklan (termasuk isi dan penempatannya) sesuai dengan prosedur dan peraturan perundangan yang berlaku.
12. Sumbangan untuk Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia
12.1. Layanan merupakan mitra informasi dari Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (untuk selanjutnya disebut sebagai “YPSSI”) dan berhak untuk mewakili kepentingan YPSSI.
12.2. Layanan akan mewakili kepentingan YPSSI berdasarkan ketentuan yang ditetapkan dalam perjanjian yang dibuat di antara mereka.
12.3. Program amal YPSSI dimuat di dalam situs web https://ypssisocial.org
12.4. Penerimaan atas persyaratan Perjanjian oleh Mitra berarti persetujuan Mitra untuk bekerja sama dengan YPSSI, di mana semua Mitra dan Pelanggan adalah calon donatur dan berhak untuk mengklaim penerimaan dana dan dukungan amal lainnya dari YPSSI.
12.5. Penerimaan persyaratan Perjanjian ini berarti persetujuan Mitra terhadap syarat-syarat pelaksanaan program amal oleh YPSSI, serta persetujuan sukarela Mitra untuk memberikan donasi kepada YPSSI.
12.6. Dengan menyetujui Perjanjian ini, Mitra menyatakan bahwa ia telah membaca isi program amal yang diposting di situs web YPSSI, Anggaran Dasar YPSSI dan syarat-syaratnya. interaksi antara Mitra dengan YPSSI yang diatur dalam Perjanjian Lisensi ini. Mitra menyanggupi untuk membaca informasi ini dan menanggung risiko dan konsekuensi yang mungkin timbul bagi Mitra tanpa memperhitungkan informasi tersebut.
12.7. Mitra dan YPSSI akan memberikan wewenang kepada Layanan untuk memberikan informasi dan mediasi teknis, untuk memastikan pertukaran informasi di antara mereka, dan untuk memenuhi instruksi yang diberikan.
12.8. Mitra secara sukarela memberikan sumbangan bulanan kepada YPSSI atas biaya Mitra dengan memberikan instruksi (order) ke Layanan selama seluruh periode penggunaan Aplikasi Seluler. Untuk melaksanakan instruksi ini, Layanan akan diberikan dengan semua hal yang diperlukan dari Mitra.
12.9. Mitra akan menerima semua informasi tentang transaksi dan pembayaran yang dilakukan untuk YPSSI melalui Profil Mitra yang terdaftar di situs Layanan (selanjutnya disebut “Profil”).
12.10. Berdasarkan Program, Mitra akan memberikan wewenang kepada Layanan untuk mentransfer informasi apa pun tentang Mitra kepada YPSSI, serta menerima informasi tentang pihak ketiga.
12.11. Mitra harus memberikan beberapa instruksi (order) kepada Layanan untuk melakukan informasi dan interaksi teknis dengan YPSSI, untuk menghitung, menentukan jumlah, tujuan dan alasan untuk donasi Mitra sebagaimana disepakati dengan YPSSI, untuk menampilkan perhitungan di Profil Mitra, untuk melakukan transaksi dan pembayaran demi YPSSI atas nama Mitra.
12.12. Sesuai dengan ketentuan Perjanjian Lisensi ini, Mitra harus melakukan transaksi dan pembayaran kepada YPSSI melalui instruksi (order) Mitra yang diberikan kepada Layanan berdasarkan Perjanjian ini. Layanan yang akan melakukan informasi dan interaksi teknis dengan YPSSI, akan melaksanakan instruksi (order) Mitra secara sistematis dan (atau) setiap kali menerima informasi tentang kepentingan YPSSI dalam mengumpulkan donasi, Layanan akan menghitung jumlah donasi dan melakukan transaksi dan pembayaran untuk kepentingan YPSSI atas nama Mitra.
12.13. Mitra dianggap menyetujui transaksi dan pembayaran yang dilakukan oleh Layanan untuk kepentingan YPSSI sampai dengan pada saat Mitra membatalkan instruksi (order) untuk melakukan transaksi dan pembayaran kepada YPSSI.
12.14. Mitra harus berulang kali menginstruksikan Layanan untuk mendebit dana dari Rekening Pribadi Mitra atau kartu bank Mitra berdasarkan sumbangan kepada YPSSI. Dalam hal ini, Mitra menetapkan bahwa sumbangan Mitra digunakan oleh YPSSI dalam proporsi berapa pun, untuk tujuan apa pun dan atas dasar apa pun semata-mata atas kebijakan YPSSI, baik untuk membiayai program amal atau mengalokasikan dana untuk menghasilkan pendapatan non-operasional, atau untuk mengeluarkan biaya organisasi dan operasional yang berkaitan dengan dukungan YPSSI, atau untuk mengeluarkan biaya administrasi dan manajemen, atau untuk melakukan tindakan lain yang diatur oleh Pasal di dalam Anggaran Dasar YPSSI.
12.15. Dalam setiap donasi, transaksi dan pembayaran Mitra kepada YPSSI akan dilakukan oleh Layanan atas nama Mitra.
12.16. Berdasarkan setiap instruksi (order) Mitra untuk melakukan transaksi dan pembayaran untuk YPSSI, transaksi dan pembayaran tersebut harus mencakup informasi berikut:
- Jumlah donasi;
- tanggal transaksi;
- informasi lainnya.
12.17. Mitra dapat membatalkan setiap instruksi (order) untuk melakukan transaksi dan pembayaran kepada YPSSI. Untuk membatalkan order, untuk melakukan transaksi dan pembayaran kepada YPSSI, Mitra harus menyatakan ketidaksetujuannya atas setiap order tersebut di kantor Layanan dalam bentuk formulir yang diberikan oleh Layanan.
12.18. Mitra wajib membatalkan instruksi (order) untuk melakukan transaksi dan pembayaran untuk kepentingan YPSSI dengan menulis pernyataan “untuk melarang transfer dana” pada hari pendebitan dana ditampilkan di Profil. Pembatalan instruksi (order) untuk melakukan transaksi dan pembayaran untuk kepentingan YPSSI dapat dilakukan dengan bentuk lain yang ditawarkan oleh Layanan.
12.19. Setiap kali instruksi (order) untuk melakukan transaksi dan pembayaran untuk YPSSI dijalankan, Mitra dapat membatalkan instruksi tersebut dalam waktu 24 jam sejak informasi yang relevan tentang debit yang ditampilkan di Profil. Apabila Mitra tidak berhasil untuk mengajukan pembatalan dalam waktu 24 jam sejak saat melakukan transaksi dan pembayaran untuk YPSSI berdasarkan ketentuan Perjanjian ini akan dianggap sebagai konfirmasi akhir dari instruksi (order) Mitra untuk melakukan transaksi pembayaran untuk YPSSI, yang diberikan oleh Mitra kepada Layanan.
12.20. Mitra dapat membatalkan instruksi (order) untuk melakukan transaksi dan pembayaran untuk kepentingan YPSSI dalam hal setiap pendebitan dana dari rekening pribadi atau kartu bank Mitra atas dasar sumbangan untuk kepentingan YPSSI.
12.21. Instruksi (order) Mitra untuk melakukan transaksi dan pembayaran kepada YPSSI dilaksanakan berdasarkan Perjanjian Lisensi antara Layanan dan Mitra dan akan dibuat dalam bentuk dokumen utama resmi dan perintah pembayaran.
12.22. Sebelum memberikan kemungkinan kepada Mitra untuk memberikan instruksi (order) untuk melakukan transaksi, Layanan akan memberikan kepada Mitra kesempatan untuk membaca prosedur untuk melaksanakan instruksi (order) Mitra (dengan menampilkan tautan ke situs web Layanan di aplikasi seluler, menempatkan penawaran Layanan di sumber web Layanan, serta dengan mencantumkan tautan ke situs web YPSSI), termasuk informasi:
- tentang nama Layanan dan nama YPSSI;
- tentang persyaratan dan tata cara mentransfer (menyumbang) dana kepada YPSSI;
- tentang cara mengajukan klaim dan prosedur pertimbangannya, termasuk rincian kontak Layanan;
- tentang Rekening Pribadi atau kartu bank dari mana dana akan didebet;
12.23. Pelaksanaan instruksi (order) Mitra untuk melakukan transaksi dan pembayaran untuk kepentingan YPSSI dilakukan dalam tiga tahap: 1) verifikasi kepatuhan terhadap ketentuan kemungkinan melakukan transaksi; 2) pengurangan saldo di Akun Pribadi Mitra; 3) memberikan perintah untuk langsung melaksanakan transaksi yang memungkinkan Mitra untuk melakukan transfer ke rekening YPSSI.
12.24. Layanan akan melaksanakan intruksi (order) mitra sesuai dengan ketentuan Perjanjian Lisensi ini dan undang-undang Republik Indonesia.
12.25. Layanan akan melakukan transaksi untuk kepentingan YPSSI atas nama mitra dengan menggunakan rincian yang ditentukan dalam instruksi (order).